Archive for September 2016

1. Would Like 

Arti Kata Would Like

Secara harfiah arti dari kata would like adalah, "akan telah suka" namun arti sebenarnya dari kata would like adalah "want" (ingin) akan tetapi feel dari would like ini lebih terasa sopan. Contoh:
Would you like a cup of tea?
Apakah kamu ingin secangkir teh?
She would like a peace of cake
Dia ingin sepotong kue

Penggunaan Would Like

Kita telah tau kalau arti kata would like sama dengan want, namun perbedaannya terletak pada kesopanan, jika kita menggunakan would like maka nuansanya akan terasa sangat sopan. Kata would like ini biasanya digunakan untuk menawarkan sesuatu dengan sopan. Contoh:
Would you like playing game with me
Mau kah kamu bermain game denganku
Would you like a glass of cola
Apa kah kamu ingin segelas cola

Cara Menggunakan Would Like

Setelah would like kita harus menggunakan object atau gerund, atau infinitive, jadi rumusnya subject + would like + object/gerund/infinitive. Untuk membuatnya menjadi negatif tinggal tambahkan not setelah would Contoh:
He would like a new job (object/noun)
Dia ingin pekerjaan baru
She would not like living there (gerund)
Dia tidak ingin tinggal di sana
Would you like to go out tonight? (infinitive)
Apa kamu ingin pergi ke luar malam ini?

Dan terakhir, dalam keseharian, kata would like biasa di singkat (contruction) sehingga menjadi subject pronoun + 'd like, untuk negativenya would not disingkat menjadi wouldn't. Contoh:
I'd like a cup of coffee
Saya ingin secangkir kopi
He wouldn't like playing game with me
Dia ingin bermain game denganku
They'd like to eat Japanese food
Mereka ingin makan masakan Jepang
2. would rather 






1111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

Would prefer, would rather: 
expressing specific preference
When we speak about a specific preference, would rather and would prefer have the same meaning and are interchangeable.We went to the theatre yesterday. Today I would rather go to the cinema.
We went to the theatre yesterday. Today I would prefer to go to the cinema.
Would rather can be abbreviated to 'd rather.
Would prefer can be abbreviated to 'd prefer.
I'd rather go to the cinema.
I'd prefer to go to the cinema.
Would rather is followed by the bare infinitive.

Would prefer is followed by to + infinitive or a noun.
I'd rather have fruit juice.
I'd prefer to have fruit juice.
I'd prefer fruit juice.
We use a past tense after would ratherwhen we speak about the actions of other people, even though that action may be in the present or future.I'd rather you took a taxi (instead of walking) – it's not safe on the streets at night. 
The film is quite violent. I'd rather our children didn't watch it.
We say:
would rather . . . than
It's such nice weather – I'd rather sit in the garden than watch TV.
We say:
would prefer . . . rather than / instead of
It's such nice weather – I'd prefer to sit in the garden rather than watch TV.
Prefer, would rather:
expressing general preference
When we talk about general preferences, we can use prefer or would rather. The meaning is the same.prefer walking to cycling.
would rather walk than cycle.
After prefer we use the verb in the -ing form.

After would rather we use the infinitive without to.
prefer using a keyboard to writing with a pen. 

I’d rather use a keyboard than write with a pen.

(I’d = I would)
We say: prefer . . . to . . .

We say: would rather . . . than . . .
prefer walking to driving. 

I’d rather walk than drive.

11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

Panduan Menggunakan Would Rather di Bahasa Inggris


Would rather merupakan salah satu bagian yang sering digunakan dalam percakapan bahasa Inggris. Jika kita mengartikannya di dalam bahasa Indonesia, would rather adalah lebih suka. Sehingga penggunaan would rather ditujukan untuk memilih diantara dua atau lebih pilihan.
  1. Saya lebih suka kopi daripada susu.
  2. Saya lebih suka berdiri disini bersamamu daripada berada di rumah mewah bersamanya.
  3. Mereka lebih suka memasak daripada belajar Matematika.
Tiga kalimat bahasa Indonesia di atas menjelaskan bagaimana would rather digunakan di dalam bahasa Inggris. Selanjutnya, saya akan memberikan deskrpisi yang lebih baik mengenai materi ini. Perhatikan penjelasan berikut:

Menggunakan Would Rather untuk Kalimat Positif

  1. would rather study for the examination than watch a movie. (Saya lebih suka belajar untuk ujian daripada menonton film.)
  2. would rather watch a Korean movie than European. (Saya lebih suka menonton film korea dibandingkan film Eropa.

Perbedaan Penggunaan Preference: Like, Would Rather, Prefer

Pada sesi ini saya akan membahas tentang perbedaan penggunaan preference yang menggunakan like, would rather, prefer dan juga would prefer. Semuanya memiliki arti yang sama namun beberapa kata atau frase preference tersebut jika ditinjau dari tata bahasa Inggris (grammar) memiliki rumus yang berbeda. Meskipun begitu, dalam praktik percakapan ataupun dalam lirik lagu berbahasa Inggris, rumusan tersebut tidak digunakan secara ketat. Sebelum membahas lebih lanjut tentang penggunaannya, mari kita samakan dulu pemahaman kita tentang apa itu preference?

A. Pengertian Preference

Kita pasti pernah dihadapkan pada sebuah pilihan, dan kita pasti punya kecenderungan untuk memilih salah satunya, misal: “aku lebih suka berenang dari pada berjemur”. Jadi sebuah kalimat preference itu pasti memilih salah satu diantara beberapa pilihan (dua atau lebih). Walaupun istilah grammarnya adalah preference yang berasal dari kata prefer (lebih suka), tapi kita juga bisa menggunakan kata selain prefer seperti would rather, would prefer dan juga like.

B. Perbedaan Penggunaan Preference

Dalam bahasa Inggris ada beberapa kata yang bisa digunakan untuk menyatakan sebuah kecenderungan pada sebuah pilihan.
  1. Prefer
    Rumus:
    – Subject + prefer + to Infinitive
    – Subject + prefer + Noun+ to / instead of + Noun
    – Subject + prefer + V-ing + to / instead of + V-ing.
    Contoh:
    – I prefer stay at home tonight.
    – I prefer coffee to tea.
    – I prefer walking instead of riding motorcylce.
  2. Would Rather
    Rumus:
    – Subject + would rather + Noun + than + Noun
    – Subject + would rather + Infinitive + than + Infinitive
    Contoh:
    – I‘d rather run than go jogging.
    – I would rather hurt my self than to ever make you cry.
  3. Would Prefer
    Rumus:
    – Subject + would prefer + Noun + rather than + Noun
    – Subject + would prefer + V-ing + rather than + V-ing
    Contoh:
    – I would prefer running rather than sleeping.
    – I would prefer apartment rather than home.
  4. Like
    Rumus:
    – Subject + Like + Noun + better than + Noun
    – Subject + Like + V-ing + better than + V-ing
    Contoh:
    – I like car better than bus.
    – I like watching a movie better than listening to a music.
Mengakhiri penjelasan ini, mari kita lihat penggalan lirik lagu yang dinyanyikan oleh Etta James yang berjudul I’d Rather go blind:
Whoo, I would rather, I would rather go blind, boy
Than to see you walk away from me, child, no

 2. be going to & will 

PENGGUNAAN KATA "WILL" DAN "BE GOING TO"

PENGGUNAAN KATA "WILL" DAN "BE GOING TO"

 
Kata "Will" untuk menyatakan aksi sukarela
"Will" sering menunjukkan bahwa pembicara akan melakukan sesuatu secara sukarela, seperti:
- Sebuah tindakan sukarela bila menawarkan untuk lakukan untuk orang lain.
- Menanggapi keluhan orang lain atau permohonan bantuan.
- Meminta seseorang membantu kita atau relawan untuk melakukan sesuatu bagi kita.
- Menggunakan "will not" or "won't" ketika kita menolak untuk secara sukarela melakukan sesuatu.
Contoh:
• I will bring you the basket of fruit when I get them.
• I will translate the email, so Mr. Smith can read it.
• Will you help me fill the cup of coffee?
• I won't do all the housework myself!
Kata "Will" biasanya digunakan dalam kalimat janji, seperti:
• I will make you a cake when you arrive.
• I promise I will not tell them about the presents.

KATA "BE GOING TO" UNTUK MENYATAKAN RENCANA

 
"Be going to" menyatakan bahwa ada sesuatu yang rencana. Ini menyatakan ide bahwa seseorang berniat untuk melakukan sesuatu di masa depan. Tidak peduli apakah rencana itu realistis atau tidak.
• I am going to have holiday in Hongkong
• She is not going to meet the CEO today.

KATA "WILL " ATAU " BE GOING TO " UNTUK MENYATAKAN PREDIKSI

 
Kedua kata "Will " atau " Be Going to " dapat mengekspresikan ide prediksi umum tentang masa depan . Prediksi tebakan tentang apa yang mungkin terjadi di masa depan . Dalam " prediksi " kalimat , subjek biasanya memiliki sedikit kontrol atas masa depan. Dalam contoh berikut , tidak ada perbedaan dalam makna .
• The year 2222 will be a very interesting year.
• The year 2222 is going to be a very interesting year.
111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
Di dalam mengungkapkan suatu rencana atau kejadian di masa depan, tentu saja kita semua tahu bahwa Future tense yang digunakan di kalimat. Kendati demikian, di dalam future tense, terdapat dua bagian utama yang harus Anda pahami dengan baik, yaitu Going to dan Will.
 
Meskipun kedua kalimat yang menggunakan Going to dan Will sama-sama diarahkan untuk sebuah masa yang akan datang, namun perbedaannya begitu besar. Coba and abaca artikel ini dan temukan apa yang membedakan antara Going to dan Will dalam kalimat verbal serta tulisan di bahasa Inggris.
 

Menggunakan Going to

 
– Digunakan ketika Anda telah memiliki sebuah rencana. Misalkan, Anda hari ini telah mempunyai rencana untuk pergi ke rumah teman esok hari. Untuk mengungkapkannya, maka Anda bisa menggunakan going to.
 
I am going to my friend’s house next morning.
Jhony has won the lottery. He is going to buy a new car.
She is going to watch a football match next weekend.
– Digunakan ketika Anda sedang membuat sebuah prediksi. Prediksi yang Anda ucapkan didasarkan pada apa yang terjadi saat ini. Misalkan, Anda sedang melihat langit yang mendung serta begitu gelap. Kemudian, Anda membuat sebuah prediksi bahwa beberapa menit kemudian akan turun hujan.
 
The sky is very dark, it’s going to rain.
There is an accident in Bandung. It’s going to be a traffic jam.
His car is crashed. He is going to be absent this morning.

Menggunakan Will

– Kata Will digunakan ketika Anda sedang berbicara tanpa rencana. Misalkan, Anda sedang mendengar dering sebuah telepon secara tiba-tiba, kemudian Anda berkata akan mengangkat telepon itu. Maka, kalimat yang digunakan diharuskan menggunakan Will serta bukan Going to.
 
Hold on! I will answer the phone.
I will turn on the light.
Let us see what they will do to help you.
– Will bisa digunakan untuk menyatakan sebuah rencana, namun hanya sebatas kemungkinan dan bukan prediksi yang kuat.
 
May be I will stay at home tonight.
I think I will come to your party.
I will possibly be a football player in the future.
– Kemudian, Will juga digunakan untuk mengungkapkan fakta di masa depan. Sebagai contoh, seorang presiden memerintah selama 5 tahun. Tentu saja, itu adalah fakta serta merupakan kejelasan di sebuah masa depan. Untuk itu Anda harus menggunakan Will untuk menyatakannya ke dalam bentuk kalimat.
 
The president will govern us for five years.
Based on these data, your salary will increase until $500 next month.
Bagaimana? Sudah mendapatkan kejelasan mengenai fungsi serta penggunaan Going to dan Will? Selamat berlatih dan semoga membantu Anda semua.


111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

Antara be going to dan will memang memiliki fungsi utama untuk menunjukkan suatu keputusan atau rencana untuk masa yang akan datang. Selain itu fungsi yang lain adalah untuk membuat perkiraan dan prediksi. Untuk memahami sekaligus melihat perbedaan diantara keduanya, marilah kita lihat tabel dibawah ini :

Perbedaan Antara Be Going To dan Will

Be Going To
Will
Perbedaan
Digunakan untuk membicarakan rencana dan keputusan yang sudah diputuskan/dibuat sebelumnya.
Digunakan untuk membicarakan keputusan yang dibuat secara instant/mendadak/spontan.
Contoh Kalimat
– We’re going to visit Joko’s parents this evening.
J : There is a new film on tv tonight.
K: Yes, I know. I am going to watch it.
– It’s raining. I will take an umbrella for you.
P : You have left the window open
H : Have I? I will go and shut it.
Perbedaan
Untuk membuat prediksi berdasarkan fenomena sekitar. Pembicara yakin prediksi itu akan terjadi karena situasi2 yang terjadi disekitarnya.
Untuk membuat prediksi berdasarkan prediksi, opini atau intuisi si pembicara.
Contoh Kalimat
– Raisa is going to have a baby (melihat kondisi raisa yang sedang hamil tua)
– Look! Marquez is going to win the race.
– I am sure you will have a good time in Bali. (opini)
– I won’t be success when I grow up.
Selain itu, terdapat beberapa kondisi dimana kita harus menggunakan will, bukan be going to. Unutk melihat kapan saja kita harus menggunakan will, marilah lihat penjelasan dibawah ini :
Gunakan “Will” Pada Saat :
1. Membicarakan suatu “promises/janji”.
contohnya:
– I will stop smoking next week.
– I will not hurt your feeling.
Z : If I meet you next month, will you take me out for dinner?
Y : Yes, I will take you out for dinner. I promise
2. Gunakan “will” untuk permintaan, ajakan, dan menawarkan sesuatu.
Contohnya :
– Will you play me the music? (permintaan)
– Will you come to my girlfriend’s party? (ajakan)
– You look very tired. I will help you. (menawarkan sesuatu)
Z : I lost my necklace.
Y : I will help you to find it. (menawarkan)
3. Gunakan “will” untuk prediksi yang menggunakan verb dan phrase dibawah ini :
believe – hope – expect – wonder – think – I’m afraid – I’m sure
Contohnya :
– I believe she will win the first prize.
– I expect Hilman will accept our explanation.
– I’m afraid Siti won’t pass the test.

4. be going to 

1. How to form "be going to" sentences

To make a verb form with “be going to”, you first put “be” into the correct form to agree with the subject, and then add “going to” + the simple form of the verb. Note also that the “be” form is often shortened. This table lists the main forms:
SubjectStatementQuestionNegative
II am going to leave.
I'm going to leave.
Am I going to leave?I am not going to leave.
I'm not going to leave.
YouYou are going to leave.
You're going to leave.
Are you going to leave?You are not going to leave.
You aren't going to leave.
You're not going to leave.
HeHe is going to leave.
He's going to leave.
Is he going to leave?He is not going to leave.
He's not going to leave.
He isn't going to leave.
SheShe is going to leave.
She's going to leave.
Is she going to leave?She is not going to leave.
She's not going to leave.
She isn't going to leave.
ItIt is going to leave.
It's going to leave.
Is it going to leave?It is not going to leave.
It's not going to leave.
It isn't going to leave.
WeWe are going to leave.
We're going to leave.
Are we going to leave?We are not going to leave.
We're not going to leave.
We aren't going to leave.
TheyThey are going to leave.
They're going to leave.
Are they going to leave?They are not going to leave.
They're not going to leave.
They aren't going to leave.

2. The meaning of “be going to” future forms

“Be going to” is usually used when something is already planned or definite. Look at the difference between these sentences:

I'll make the supper tonight.
(Making a decision/volunteering to do something.)
I'm going to make the supper every Wednesday.

111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

Positive & Negative Sentences

The positive and negative structures for Be Going To are as follows:
PositiveNegative
I am going toI am not going to
You are going toYou are not going to
He is going toHe is not going to
She is going toShe is not going to
It is going toIt is not going to
We are going toWe are not going to
You are going toYou are not going to
They are going toThey are not going to

The structure BE GOING TO is normally used to indicate the future in English. We use this structure:
1. When we have already decided or we INTEND to do something in the future. (Prior Plan)
The decision has been made before the moment of speaking.
  • I'm going to India next year.
  • We talked about it yesterday and I'm going to quit my job tomorrow.
2. When there are definite signs that something is going to happen. (Evidence)
Something is likely to happen based on the evidence or experience you have.
  • It's so cold! I think it is going to snow
3. When something is about to happen:
  • Get back! The bomb is going to explode.

Questions with BE GOING TO

Questions are formed by changing the order of the subject and the verb BE:
AffirmativeYouaregoing towin the race.
 SubjectBEGOING TO
 
QuestionAreyougoing towin the race?
 BESubjectGOING TO
You are going to be sick if you eat that. (Positive sentence)
Are you going to be sick if you eat that? (Question)
We are going to take orange juice to the party. (Positive sentence)
Are we going to take orange juice to the party? (Question)

BE GOING TO in the Past Tense

When BE GOING TO is used in the past tense, it refers to something that was going to happen but in the end it did not happen.
Examples:
  • I was going to call you but I lost your phone number.
  • It was going to rain but suddenly the sun appeared.
  • We were going to buy a new TV but then we changed our minds.
  • You were going to be my bridesmaid but then you slept with my fiancée.

Gonna

Sometimes when we speak quickly, GOING TO sounds like GONNA. While it is grammatically incorrect, it is used a lot in very informal English. You will also occasionally see the word Gonna written in song titles or in song lyrics.
I'm gonna go to the beach tomorrow.
= I'm going to go to the beach tomorrow.
He's gonna bring his girlfriend to the party.
= He's going to bring his girlfriend to the party.

5. will

“Will” digunakan untuk mengatakan janji atau tindakan sukarela yang akan dilakukan seseorang di masa depan. “Will” juga dapat digunakan untuk membuat prediksi tentang masa depan.
contoh:
  • Samantha promise that she will call you every single day. Janji
  • Samantha berjanji bahwa dia akan menelponmu setiap hari.
  • I will make a phone call tonight. Tindakan sukarela
  • Aku akan menelfonnya malam ini.
  • Harun thinks it will be great this night. Dugaan/prediksi
  • Harun pikir akan seru nanti malam.
11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111

1. Penggunaan Will
Willmerupakan kata kerja bantu/ modal yang berarti akan yang menyatakan masa depan (future). Biasanya digunakan dalam bentuk future tense. Bentuknya tidak menyesuaikan subjek dalam kalimat, jadi intinya apapun subjeknya, tidak terjadi perubahan bentuk will.
– I will go wherever you will go. (aku akan pergi kemanapun kamu pergi)
-She will be loved soon. (dia akan segera dicintai segera)
– We will be reading these reports at this time tomorrow. (kami akan sedang membaca pada saat ini besok)
– He will be going to Paris next week. (dia akan sedang pergi ke Paris minggu depan)
– They will have gone by the time before he comes. (mereka akan sudah pergi pada saat sebelum dia datang)
-She will have finished her reports by the time her mother calls her. (dia akan sudah menyelesaikan laporannya pada saat ibunya menelpon dia.
d. Factual conditional (absolute, Scientific results)
bentuk ini merupakan masalah dalam conditionals dengan if atau unless.
– If you come late, they will leave you. (jika kamu datang terlambat, mereka akan meninggalkanmu)
– If the plant is lack of water, it will die. (jika tanaman kekurangan air, maka akan mati).
2. Penggunaan Would
Would merupakan kata kerja bantu/ modal yang berarti akan dan bisa juga berarti untuk menyatakan keadaan kondisi suatu peristiwa (condition). Sama halnya dengan will,would ini juga bentuknya tidak berubah mengikuti subjek kalimat. Sering digunakan dalam Bahasa Ingris, berikut ini contohnya:
a. Past future tense
– Actually I would go to hospital when you came last night. (sebenarnya saya akan pergi ke rumah sakit ketika kamu datang malam lalu)
– She would come, so you must be patient waited her. (dia akan datang jadi kamu sabar tunggu dia)
penggunaan would untuk mengungkapkan pilihan ditemani dengan kata ‘rather’. Bisa disingkat dengan: I would rather = I’d rather
– I’d rather choose grapes than bananas. (aku lebih memilih anggur daripada pisang)
– They’d rather run away instead of seeing him with her. (mereka lebih baik kabur daripada melihat dia dengannya).
c. Preference for another- would rather that
ingat bentuk ini? Walaupun bentuknya past tense, merupakan ungkapan pilihan dalam present dan future time.
– I’d rather that you didn’t go away. (aku lebih memilih kau tidak pergi jauh)
She’d rather that he did it once more. (dia lebih memilih dia melakukannya sekali lagi)
d. Factual conditionals- possible results
walaupun menggunakan kata kerja bentuk lampau, pendapatnya merupakan untuk waktu mendatang.
– If we met Rena, we are sure we would like her. (jika kami ketemu Rena, kami yakin kami akan menyukainya)
– If he asked Mia to the party, she would accept it gladly. (jika dia mengajak Mia ke pesta, dia akan menerima dengan senang hati.
e. Factual conditionals- Probable changes in the past results
– If we had met Rena, we were sure we would have liked her. (jika kami telah bertemu Rena, kami yakin kami akan menyukainya)
– If he had asked Mia to the party, she would have accepted it gladly. (jika dia telah mengajak Mia ke pesta, dia akan menerima dengan senang hati).


6. descriptive text


A. Pengertian, Tujuan, Ciri, Descriptive Text dan Contohnya

Sebelum melihat Apa itu definisi descriptive text secara utuh, mari kita pahami apa yang dimaksud dengan kata descriptive itu sendiri. Descriptive adalah kata sifat yang jika kita artikan dalam bahasa Indonesia berarti deskripsi (gambaran). Jika kamu diminta untuk mendeskripsikan sebuah benda, itu artinya kamu harus menggambarkan benda yang dimaksud baik dari ukuran, warna dan lain sebagainya. Menurut Wikipedia, yang dimaksud dengan Descriptive text adalah: “satu kaedah upaya pengolahan data menjadi sesuatu yang dapat diutarakan secara jelas dan tepat dengan tujuan agar dapat dimengerti oleh orang yang tidak langsung mengalaminya sendiri”. Jadi yang dimaksud dengan descriptive text adalah sebuah tulisan atau teks yang menggambarkan sifat-sifat yang melekat pada sesuatu, baik itu manusia, hewan, tumbuhan, ataupun benda mati seperti rumah, mobil dan lain sebagainya.

B. Tujuan Descriptive Text

Dilihat dari pengertiannya di atas, maka sebenarnya kita sudah bisa memahami apa itu tujuan descriptive text. Tujuannya tidak lain adalah untuk menggambarkan segala sesuatu baik itu manusia, hewan, tumbuhan atau benda mati dengan sifat yang melekat padanya seperti ukuran, jenis, warna, dan sebagainya sehingga pembaca atau reader dapat mengetahui seperti apa sesuatu itu dari gambaran yang kita sampaikan meskipun ia belum pernah melihatnya.

C. Struktur Text (Generic Structure)

Descriptive text mempunyai aturan tersendiri dalam penulisannya, termasuk dalam struktur atau susunan yang harus ditulis secara urut. Jika kamu diminta untuk membuat descriptive text, maka pastikan susunannya adalah sebagai berikut:
  1. Identification: Bagian ini – pada paragraf pertama – tujuannya adalah untuk mengidentifikasi sesuatu yang ingin dideskripsikan atau digambarkan. Penjelasan mudahnya, indentification berfungsi untuk memperkenalkan kepada pembaca tentang objek atau sesuatu yang akan kita gambarkan sebelum kita beritahu tentang sifat-sifatnya. Tujuannya agar jangan sampai pembaca salah orang. Kita mau menggambarkan mobil misalnya, tapi pembaca mengiranya motor.
    Contoh: kamu diminta untuk menggambarkan mobil barumu, maka isi identification-nya adalah: Ayahku baru saja membelikan mobil baru. Mobil ini sebenarnya sudah lama aku idam-idamkan, tapi baru sekarang ayahku membelikannya. (Berarti yang akan digambarkan adalah mobilku, bukan mobil orang lain).
  2. Description: Bagian ini – pada paragraf kedua dan seterusnya – berisi tentang sifat-sifat yang melekat pada sesuatu yang sudah kamu kenalkan pada pembaca pada paragraf pertama.
    Misal (melanjutkan tentang mobil di atas): Mobil baruku ini merupakan mobil sport keluaran terbaru dari Toyota. Jumlah bangkunya hanya dua, satu untuk sopir dan satunya untuk penumpang, begitu juga dengan pintunya. Mobil ini bisa melesat hingga kecepatan 500 km/jam, hampir sama dengan kecepatan pesawat berjenis Foker.

D. Ciri-Ciri Descriptive Text

Ciri-ciri ini penting untuk kamu perhatikan agar ketika menulis descriptive text tidak salah. Jadi pastikan kamu menggunakan ciri-ciri berikut ini ketika akan menulis menggunakan genre descriptive text:
  1. Menggunakan Simple Present Tense. Kenapa menggunakan simple present tense? hal ini karena kita akan menggambarkan sebuah fakta atau kebenaran yang melekat pada sesuatu atau orang. Dan salah satu fungsi dari simple present adalah untuk menggambarkan sebuah fakta atau kebenaran (contoh fakta: matahari itu panas). Oleh karena itu kamu harus selalu menggunakan kata kerja bentuk pertama (verb-1).
    Misal kamu akan menggambarkan sifat-sifat mobil baru kamu: The color of my car is black, it can run up to 500 km/hour.
  2. Karena fungsinya adalah untuk menggambarkan sesuatu dengan menjelaskan sifat-sifatnya, maka dalam descriptive text akan banyak dijumpai kata sifat (adjective), seperti handsome, beautiful, tall, small, big, atau jika kata sifat tersebut berasal dari kata kerja, maka kamu akan mendapati tambahan -ve, -ing, -nt di belakangnya,
    Contoh:
    Create (membuat) > creative (orang yang pintar membuat sesuatu).
    Interest (menarik) > interesting (sesuatu yang menarik)
  3. Dalam descriptive text kita juga akan sering menjumpai relating verb (kata kerja penghubung) yaitu is (seperti pada ciri nomor 1). Is dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan “adalah”. Karena tujuan atau fungsi descriptive text adalah untuk menggambarkan, maka pasti kita akan sering menjumpai kata adalah (is). His name is Andy (namanya adalah Andy), his height is 160 cm (tingginya adalah 160 cm).

definisi descriptive text dan contohnya beserta penjelasannyaE. Contoh Descriptive Text dan Penjelasannya.

Contoh 1: Borobudur Temple.
Borobudur is Hindu – Budhist temple. It was build in the nineth century under Sailendra dynasty of ancient Mataram kingdom. Borobudur is located in Magelang, Central Java, Indonesia.
Borobudur is well-known all over the world. Its construction is influenced by the Gupta architecture of India. The temple is constructed on a hill 46 m high and consist of eight step like stone terrace. The first five terrace are square and surrounded by walls adorned with Budist sculpture in bas-relief. The upper three are circular. Each of them is with a circle of bell shape-stupa. The entire adifice is crowned by a large stupa at the centre at the centre of the top circle. The way to the summit extends through some 4.8 km of passage and starways. The design of borobudur which symbolizes the structure of universe influences temples at Angkor, Cambodia.
Penjelasan:
  1. Paragraf pertama: Identification, menggambarkan sepintas tentang Candi Borobudur yang akan dideskripsikan sehingga pembaca tidak akan salah paham tentang candi yang sedang dibicarakan. Bahwa candi yang dimaksud adalah candi yang bernama Borobudur, yang berlokasi di Magelang, Jawa Tengah.
  2. Paragraf kedua: Description, berisi tentang penjelasan atau deskripsi Candi Borobudur dengan memaparkan sifat-sifatnya seperti:
    – berada di bukit dengan ketinggian 46 meter dan terdiri dari 8 tingkat seperti teras.
    – 5 tingkat pertama berbentuk kotak (square) dan dikelilingin tembok.
    – 3 tingkat paling atas berbentuk bulat (circular).
11111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111111
Descriptive Text ~ Teman-teman sekalinya sudah paham benar dengan yang namanya deskripsi. Sadar atau tidak, kita sering mendeskripsikan sesuatu; benda, tempat, orang, hewan, dan tumbuhan. Seperti saat kita mendeskripsikan sesorang, pasti kita menggambarkan kenampakan fisik orang tersebut, tinggi badan, bentuk muka, rambut, mata, bibir, dan lain sebagainya. Nah, deskriptive text tidak jauh beda dengan apa yang biasa kita lakukan dalam mendeskripsikan sesuatu. Bedanya, descriptive text dalam bahasa Inggris yang kita akan pelajari terikat beberapa peraturan seperti tujuan, struktur teksnya, dan penggunaan bahasanya.

Nah, pada kesempatan kali ini Media Belajar Bahasa Inggris akan menghadirkan penjelasan lengkap mengenai Deskriptive Text baik dari segi pengertian, tujuan, struktur, dan ciri kebahasaan dengan disertai contoh untuk memperkuat penjelasan dan pemahaman. Semoga penjelasan dan contoh descriptive text di bawah ini bisa bermanfaat bagi sobat sekalian. Check this out!!!

Descriptive Text, Teks Descriptive, Pengertian, Generic Structure, Ciri-ciri, Contoh. | www.belajarbahasainggris.us

A. Pengertian Descriptive Text

Descriptive Text merupakan jenis teks yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dalam menggambarkan benda, tempat, manusia, hewan dan lain sebagainya. Descriptive text diartikan sebagai sebuah teks bahasa Inggris untuk mengggmbarkan seperti apa benda atau mahluk hidup yang kita deskripsikan, baik secara kenampakan, bau, suara, tekstur, jumlah, maupan sifat-sifatnya dari benda atau makhluk hidup tersebut. Descriptive text tidak membutuhkan informasi detail misalkan dari hasil penelitian atau observasi mendalam dalam mendeskripsikan sesuatu. Melainkan, descriptive text lebih ke menggambarkan apa kita lihat, dengar, dan rasakan pada sesuatu yang kita ingin deskripsikan.

B. Tujuan Kebahasaan Descriptive Text

Tujuan kebahasaan dari descriptive text adalah adalah untuk menggambarkan dan mengungkapkan ciri-ciri dari benda, tempat, atau mahluk tertentu secara umum dan sederhana, tenpa adanya riset atau peneilitan secara mendalam dan menyuluruh.

C. Struktur Kebahasaan Descriptive Text

Di setiap contoh descriptive text, terdapat dua bagian yang menjadi ciri khas struktur kebahasaan dari descriptive text. Kedua bagian tersebut adalah:

1. Identification 
Idnetification adalah bagian dari Descriptive Text yang berisi tentang topik atau "apa" yang akan digambarkan atau dideskripsikan.
2. Description 
Description adalah bagian terakhir dari Descriptive Text yang berisi tentang pembahasan atau penggambaran tentang topik atau "apa" yang ada di Identification mengenai kenampakan fisik, kualitas, perilaku umum maupun sifat-sifatnya.

D. Ciri Kebahasaan Descriptive Text

Dalam descriptive text, terdapat ciri-ciri kebahasaan yang membedakan dengan jenis teks lainnya. Ciri-ciri kehbahasaan tersebut adalah seperti berikut:

  • Menggunakan simpel present tense. Misalnya: He has a pointed nose; It is so big; etc.
  • Menggunakan berbagai macam adjectives (kata sifat) yang bersifat menggambarkan (describing), menomerkan (numbering) dan mengklasifikasikan (classifying). Misalnya: wo strong legs, sharp white fangs, etc.
  • Menggunakan linking verb (kata kerja penghubung) seperti; is, are, appear, feel, grow, look, prove, remain, smell, sound, taste, dan turn. Misalnya: He is handsome; It smell nice; The song sounds beautiful; etc.
  • Menggunakan Adverbs (kata keterangan) untuk memberikan informasi tambahan mengenai perilaku atau sifat (Adjective) yang dijelaskan, seperti: very, extremely, definitely. Misalkan: He is very handsome; The song sounds exteremely beautiful; etc.


E. Contoh Descriptive Text

Untuk menambah pemahaman anda mengenai penjelasan Descriptive Text di atas, penulis sertakan juga contoh descriptive text dengan terjemahannya berikut ini:

My Beloved Mother

(Identification)
Every people certainly have a mother. It is because people are born from her.  The existence of her among us is definitely important. That is why I love her so much. I owe great debt to what she has been doing to me until right now. And here is my mother.

(Description)
My mother's name is Khodijah. She was born 49 years ago. She is short, but not too short. She is little fat. And she is old. She has got short white straight hair. She has got brown skin. She is beautiful. Her hand is so soft, the hand that have taught me to be kind person.

She never stops to support me. She always tells me to not give up so easily. She always gives me some fine solutions when I have some problems. The importance of her is never denied. That is why I never reject her willing.

Terjemahan:

Ibuku Tercinta

Setiap manusia pastinya memiliki seorang ibu. Karena manusia lahir darinya. Kehadirannya diantara kita sungguh sangat penting. Itu lah mengapa saya sangat mencitainya. Saya berhutang banyak pada apa yang dia lakukan sampai sekarang ini. Dan inilah ibu saya.

Ibu saya bernama Khodijah. Beliau lahir 49 tahun yang lalu. Beliau pendek, tetapi tidak begitu pendek. Beliau sedikit gemuk. Dan beliau sudah tua. Beliau memiliki rambut putih pendek yang lurus. Beliau memiliki kulit coklat. Beliau cantik. Tanganya begitu lembut, tangat yang telah mengajarkan saya untuk menjadi orang yang baik.

Beliau tidak pernah berhenti mendukung saya. Beliau selau memberitahu saya untuk tidak menyerah dengan gampang. Beliau selalu memberi saya beberapa solusi bijak ketika saya menghadapi beberapa masalah. Pentingya beliau tidak pernah terelaknya. Itu lah mengapa saya tidak pernah menolak keinginannya.

Semoga artikel di atas tentang pejelasan dan contoh Descriptive Text bisa bermanfaat dan menambah wawasan sobat sekalian. Apabila ada suatu kesalahan baik berupa penulisan maupun isi dari artikel di atas, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Jangan lupa like dan share juga ke teman-teman yang lainnya ya. Terima kasih... ^^English is Fun^^







Persiapan UTS XS2

Posted by : mizuki mizurin
Rabu, 28 September 2016
0 Comments

- Copyright © Jennifer Alicia - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -